Ayo coba jawab pertanyaan saya. Ada 48 korek api disusun rapi menjadi 3 baris dengan jumlah berbeda-beda. Korek api di baris pertama diambil sebanyak korek api di baris ke dua lalu ditambahkan ke baris ke dua, selanjutnya korek api di baris ke dua diambil sebanyak korek api di baris ke tiga lalu ditambahkan ke baris ke tiga, langkah berikutnya, korek api di baris ke tiga diambil sebanyak korek api di baris pertama lalu ditambahkan ke baris pertama. Ternyata hasilnya mengejutkan, ketiga barisan korek api sekarang menjadi sama rata. Pertanyaannya, berapa jumlah korek api mula-mula?
Jika anda dapat menjawab teka-teki ini dengan benar, maka anda DAHSYAT!
“Di waktu anda mengambil keputusan, saat itulah nasib anda mulai terbentuk”
Hidup adalah anugerah, dan menawarkan kita kesempatan istimewa, kesempatan, dan tanggung jawab untuk memberikan sesuatu kembali dengan menjadi lebih.
Kemampuan Anda adalah konstan, tapi berapa banyak yang Anda gunakan bergantung pada identitas yang Anda miliki untuk diri Anda sendiri.
Sebuah keputusan yang sebenarnya diukur oleh fakta bahwa Anda telah mengambil tindakan baru. Jika tidak ada tindakan, Anda belum benar-benar memutuskan.
Perluas referensi Anda, dan Anda akan segera memperluas hidup Anda.
Jalan menuju sukses adalah mengambil besar dan melakukan tindakan.
Kita melihat apa yang kita lakukan untuk menentukan siapa kita
Tidak ada kesuksesan tanpa komitmen yang taat.
Setiap hal terjadi karena suatu alasan dan tujuan yang ditujukan kepada Anda.
Keyakinan memiliki kekuatan untuk menciptakan dan kekuatan untuk menghancurkan. Manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk mengambil pengalaman hidup mereka dan menciptakan makna yang diperjuangkan mereka atau yang benar-benar dapat menyelamatkan nyawa mereka.
Anda sekarang di persimpangan jalan. Ini adalah kesempatan Anda untuk membuat keputusan yang paling penting yang pernah Anda buat. Lupakan masa lalu Anda. Siapa Anda sekarang? putuskanlah Anda akan benar-benar menjadi apa sekarang? Jangan berpikir tentang siapa Anda dulu. Siapa Anda sekarang? Anda telah memutuskan untuk menjadi apa? Buat keputusan ini secara sadar. Buatlah dengan cermat. Make it powerfully.
Saya tinggal di sebuah rumah besar tiga lantai bergaya eropa, lantai rumahnya terbuat dari marmer berwarna hijau. Langit-langit rumahnya cukup tinggi dihias dengan ukiran-ukiran unik berbentuk pemandangan alam. Terdapat lampu kristal berukuran besar yang terlihat sangat indah, tetapi hanya dinyalakan ketika malam hari. Nyaman sekali berada di dalam rumah seperti ini, saya bisa mengajak teman-teman saya main ke rumah sering-sering. Fasilitas di dalam rumah cukup lengkap, ada internet 24 jam, perpustakaan, tempat nonton film dengan projector, ruangan untuk dengar music, pesawat televisi dengan siaran luar negeri, ruang bemain dengan dilengkapi playstation, x-box, nitendo, dan sebagainya. Di luar rumah terdapat air mancur berukuran sangat besar, semburan airnya sangat tinggi sekali.Bersambung…
Ketika bangun tidur, langit sudah terang benderang. Perut lapar, tapi nggak ada makanan,kalo tidur lagi kepala jadi pusing. Pergi ke kamar mandi untuk mck. Setelah selesai mandi rasanya segar, tapi beberapa menit kemudian muncul rasa bosan. Jadi diputuskan untuk jalan ke luar rumah, siapa tahu ketemu uang di jalan…
Mau jalan ke luar rumah nggak punya kendaraan, jadi jalan kaki saja biar irit. Kebetulan langit sedang cerah, tapi saking cerahnya matahari, badan jadi basah kuyup karena keringat keluar terus menerus membasahi pakaian. Badan jadi gosong terpanggang sinar matahari, rasanya haus sekali, mulut kering kerontang. Telapak kaki sudah mulai lecet karena kelamaan jalan, otot kaki rasanya pegal banget. Kebetulan di depan mata terlihat halte bus, tempat yang bagus untuk berteduh. Setelah sampai di halte bus rasanya jadi lebih segar karena banyak pepohonan, terlindung dari cahaya matahari. Sambil duduk menghilangkan rasa capek, pikiran jadi melamun melihat kendaraan lalu lalang dengan cepat. Setelah tenaga agak pulih, kuputuskan untuk pulang ke rumah. Badan yang sudah rileks kemudian bagkit dari tempat duduk dan melanjutkan jalan menuju rumah. Pikiran hanya terfokus pada rumah, sehingga tak terasa hampir setengah jam berlalu. Akhirnya sampai juga di rumah, dengan badan basah, lengket, bau,dan capek. Semoga hari ini yang terakhir berada dalam kondisi seperti sekarang, besok akan semakin bagus.




